Kamis, 12 Juli 2012

Ujung jalan kita

Tadinya is mau bilang langsung aja, tapi berhubung suara is yang mahal (hehe) daripada kalian harus ha-ha-ha... terus gak nangkep jelas is ngomong apa, jadi is buatin tulisan aja. Tapi berhubung telsas dapet B, is jadi ragu bisa bikin tulisan yang bagus atau keren. Tapi daripada is gak bilang terus nyesel gak sempet bilang, akhirnya is biarin aja si "jari-jari" menari bebas di atas keyboard. Dalam tulisan gak penting ini (berharap substansinya penting) asykurukum syukron katsir, jazakumullah untuk berbagi indahnya pelangi selama tholabul ilmi di kampus ini. Kalau is gak punya teman macam kalian, pastinya is udah ditelan bumi atau menguap bersama udara jakarta dan gak kan sampe di akhir tahun. Kalau bukan tanpa kalian yang ngebelain is di kelas karena suara is yang selalu dipertanyakan volumenya sama ibu-bapak dosen is pasti gak kan sampe disini kan? ^_^ Untuk semangat yang ditularkan buat ngerjain skripsi. Juga buat godaa jamaahnya, it was unforgetten moment deh (suka banget makan bareng). Untuk bersahabat dengan kepolosan, berteman amat baik dengan waktu-waktu yang kita lalui bersama, dan menerima ketidak jelasanku "_" (is juga gak ngerti apa maksudnya).
Bangga banget bisa kenal orang-orang hebat kayak kalian, orang-orang sabar, sabar dengerin is yang ngoceh gak jelas (kadang adek is aja suka ngomel kalo dengerin is ngomong teu puguh).
Esok lusa kita tidak akan bersua dalam satu kelas lagi. Sebagian telah benar2 sampai di ujung jalan, bersiap menyebrang menyongsong mozaik lain dalam kehidupannya, sebagian lainnya (termasuk is) masih harus berjuang melumpuhkan duri terakhir di jalan ini.
Pasti akan sangat merindukan kalian :-)
Semoga Allah mempertemukan kita dalam ridho dan cinta-Nya, hingga apabila esok kita benar2 berpisah masih akan terasa manis-asam-asin ukhuwah yang kita rajut bersama.
At least, ma'akumun najah buat yang mau sidang besok...
hamasah buat yang masih ditiga perempat jalan, kita selesai sama2 ya ;)
saling tetap mengingatkan meski tangan tak sempat lagi berjabat atau sapa tak lagi sempat terucap
shodikuka man yadullu ala khoirin 

Semoga Allah memudahkan urusan kita dan mendengarkan mimpi-mimpi kita

Uhibbukum fillah

2 komentar:

  1. aamiin kak eius. mantep dh kakakku yg satu ini :)
    udah nila follow blognya yaa kak :D

    BalasHapus