Jumat, 06 Juli 2012

Notes from Qatar



Tadinya aku tak terlalu berminat membaca yang satu ini. Saat kutanya temanku yang dihadiahi buku ini, menurutnya buku ini biasa saja. Jadi kupikir isinya biasa saja. Namun suatu hari aku dijodohkan dengan buku satu ini, datangnya tak diundang, pulangnya mesti dibalikin sama yang punya lah… :D
Jadi sembari menunggu pekerjaan yang tak kunjung datang, NFQ inilah yang menemani saat-saat paling membosankan menunggu pekerjaan.
Jangan salah loh… buku ini bukan fiksi, melainkan diterbitkan dari arsip-arsip blog si penulis. Yang dia tulis apa? Ya pengalaman dia sehari-hari  atau opini-opini dia dalam menyikapi suatu persoalan yang terjadi (termasuk hukum fiqih loh), tapi gak nyampe disitu…. yang bikin special adalah tulisan-tulisan dia dimix sama ilmu-ilmu yang udah didapetnya plus diperkuat dengan dalil-dalil yang ada. Selain itu, terselip juga fakta-fakta ajaib terkait Negara yang beribukota khurtum ini. Keren deh, contohnya gini “Luas wilayah Qatar adalah 15 kali lebih luas dari kota Jakarta atau 1/3 dari luas provinsi Jabar” atau “Total populasinya kurang lebih sama dengan 1/6 dari total penduduk Jakarta (sensus 2010)”.
Gaya bahasanya mudah dicerna banget, mengalir aja gitu. Tapi pembahasannya keren-keren chuy…. Dan yang bikin luar biasa adalah si empunya buku ini cukup jeli untuk mengambil pelajaran berharga dan hikmah dari setiap pengalaman yang dia lewati dan  sesuai dengan apa telah disebutkan dalam alquran atau hadits.  Nah, tentunya yang punya pengalaman bukan Cuma penulis NFQ aja kan? Asalkan kita jeli akan banyak pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari peristiwa yang kita alami, baik itu pengalaman yang menyenangkan, mengharukan, mengecewakan, melucukan, de el el deh.
Pengalaman-pengalaman dia yang memotivasi menjadi pembuka buku ini (meski kadang banyak narsisnya sih, hehe… tapi kan “gak narsis gak eksis”… jadi mendingan narsis tapi eksis daripada eksis tapi narsis, iya tho??? :’l lho kumaha iyeu teh?). Perjuangan nyari beasiswa, nonton piala dunia gratis, naek pesawat VVIV gratis, sampe sok kenal sama Yusuf Qaradhawy (yang ini aseli bikin iri L). Keberuntungan-keberuntungan ini tentu gak didapatnya dengan leha-leha kan? Mau tau rahasianya? Salah satu poin penting yang kutangkap dari buku ini adalah pentingnya BEKERJA KERAS, SEDEKAH, TIDAK PUTUS ASA, dan HUSNUDZON.
Menurutku buku satu ini patut dibaca apalagi buat kita-kita yang ampe sekarang masih bingung (:’l maksutnyah???). Bahasanya yang mudah dicerna meski kadang pembahasannya berat menjadi salah satu kelebihan dalam penyajiannya. At least mau ngutip beberapa quote canggih yang jadi rumus keberhasilannya. Check it out!!!
“Positive, persistence, pray”
“Muda berkarya, tua kaya raya, mati masuk surga”
“You may lose the battle but win the war”
“When written in Chinese, the word crisis is composed of two characters. One represents danger, and the other represents opportunity”
“Quitter never win and the winner never quit”
“Value yourself and the world will value you with its own way”
“The greatest glory in iving lies not in never falling, but in rising every time we fall”
“Success is going from one failure to another failure without losing enthusiasm”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar